Senin, 12 Oktober 2015

TEACHERTAINMENT

Great Teacher Onizuka (GTO)



Bagi para maniak drama ini bisa dijadikan tontonan dikala sedang tidak beraktifitas. Great Teacher Onizuka (GTO) yang mana merupakan drama asal Jepang yang ditulis oleh Tohru Fujisawa (Manga) dan Masaki Fukasawa yang diadopsi dari serial komik manga menceritakan kisah seorang tukang kebun yang bernama Eikichi Onizuka yang diperankan oleh Akira yang diangkat menjadi seorang guru untuk mengatasi kenakalan remaja yang terjadi disebuah sekolah. Drama ini memiliki kesan yang menarik dan ada unsur edukasi. Meskipun alur ceritanya agak sedikit liar. Onizuka yang latar belakangnya seorang Yakuza pernah mengalami kehidupan yang pahit ketika ia duduk dibangku sekolah. Ia (Onizuka) yang merupakan anak badung oleh gurunya dianggap sampah yang membuat keresahan dilingkungan sekolahan. Tapi ia memiliki cara pandang sendiri untuk mengatasi para peserta didik disekolah tersebut. Ia melakukan pembelajaran dengan melibatkan seluruh motorik dan emosional. Ia beranggapan bahwa belajar tidak terpaku didalam sebuah kelas. Namun seluruh dunia adalah ladang pembelajaran. Bahkan ia menganggap peserta didik sebagai "teman". Sehingga para peserta didik tidak memiliki sekat untuk melakukan interaksi dan komunikasi dengan gurunya.

Dalam drama ini terlihat jelas adalah bentuk aksi protes pendidikan yang mengedapan aspek pengetahuan. Sekolah tidak hanya untuk meraih nilai atau untuk masuk universitas unggulan. Sekolah berisi tentang cinta, persahabatan, kerjasama dan persaingan. Yang paling penting dari drama ini adalah cara pandang dan perlakuan guru terhadap peserta didik. Anak bukanlah manusia dewasa kecil, anak bukanlah wadah yang harus diisi oleh berbagai informasi. Akan tetapi, anak adalah seseorang yang memiliki jiwa. Menganggap anak sebagai manusia yang belajar mutlak yang harus dlakukan sebagai seorang guru. Kenakalan anak yang terjadi dizaman sekarang adalah bentuk protes bahwa mereka perlu dihargai dan diperhatikan. Pengajaran Humanis yang dilakukan Onizuka dalam drama ini bisa diambil sisi positifnya bagi para guru sebagai acuan dalam melakukan pembelajaran. Sehingga guru menjadi tempat sandaran dan destinasi dikala para peserta didik mengalami masalah.

Jumat, 02 Oktober 2015

Morning News

Sarapan Berita

Bangun pagi merupakan hal yang sangat dibenci oleh kebanyakan orang. Rasa kantuk masih menghiasi wajah membuat enggan untuk melipat selimut. Udara yang sangat sejuk dipagi hari membuat malas untuk beraktivitas. Pertama yang dilakukan mungkin adalah cuci muka kemudian mengambil sarapan atau menyeduh kopi untuk mengobati rasa dingin. Setelah itu menyalakan televisi. Beragam berita sudah menyambut baik itu berupa berita politik, bisnis, olahraga  atau infotaiment. 

Dizaman sekarang berita sudah menjadi hidangan pagi bagi kebanyakan orang. Selain itu, dapat menambah wawasan global dan tidak ketinggalan zaman. Bahkan saat ini banyak sekali media online yang sudah muncul dan dapat diakses secara mudah. Sebut saja Kompas, okezone, detik, dan media online lainnya. Namun kita harus pandai-pandai dalam memilih situs. Karena kemudahan teknologi, tidak menutup kemungkinan kriminalitas terjadi didunia maya. Jadi, pilihlah situs berita yang dapat dipercaya.

Oleh karena itu, luangkan waktu untuk mengambil remote TV atau menyalakan smartphone untuk mengikuti berita hari ini. Sehingga melalui sarapan berita dipagi hari  dapat menghilangkan rasa lapar akan pengetahuan. Pada akhirnya tidak menjadi orang ketinggalan zaman.